Home Daerah Takut Mengejar Jambret, Takut salah? Ini Alarm Bahaya!

Takut Mengejar Jambret, Takut salah? Ini Alarm Bahaya!

72
0
SHARE
Takut Mengejar Jambret, Takut salah? Ini Alarm Bahaya!

Kartanews -  “Kalau begini, masyarakat jadi takut. Nanti ada penjambretan, orang tidak berani mengejar. Takut malah disalahkan.”
— Habiburokhman, Ketua Komisi III DPR RI

Kalimat ini bukan basa-basi.
Ini peringatan keras soal arah penegakan hukum kita.

Kasus di Sleman, Yogyakarta:
???? Seorang ibu dijambret.
???? Suaminya, Pak Hogi Minaya, mengejar pelaku.
???? Dua penjambret menabrak tembok dan meninggal dunia.
???? Pak Hogi tidak menabrak siapa pun.

Namun yang terjadi justru sebaliknya:
??Pak Hogi ditetapkan sebagai tersangka
??Terancam hukuman hingga 6 tahun penjara

Jika logika hukum seperti ini dibiarkan, wajar kalau publik bertanya:
???? Siapa yang masih berani menolong korban?
???? Siapa yang berani mengejar pelaku kejahatan?
???? Apakah melawan kejahatan kini justru berisiko dipenjara?

?? Menyikapi keganjilan ini, Komisi III DPR RI menyatakan akan memanggil Kapolresta Sleman, Kejaksaan Negeri Sleman, serta Pak Hogi beserta kuasa hukumnya pada Rabu, 28 Januari, untuk mencari keadilan dan solusi atas kasus ini.

Langkah ini penting.
Karena hukum tidak boleh membuat masyarakat takut berbuat benar.

???? Sekarang giliran kamu jawab jujur:
Kalau melihat penjambretan di depan mata, kamu masih berani mengejar? Atau memilih diam karena takut salah hukum?

#TakutMengejar #HukumBikinTakut #KeadilanUntukWarga #KomisiIIIDPR #LawanKejahatan #OpiniPublik #Sleman #Yogyakarta #InformasiYogyakarta #Habiburokhman